Senin, 11 Mei 2015

Kode Etik Database Administrator

Pengertian Database Administrator
Database Administrator  adalah seseorang yang bekerja dalam memanage sebuah database dalam  jaringan komputer. Peran Database Administrator adalah untuk merancang, memasang, mengelola, dan perusahaan mengoptimalkan server dan komponen terkait untuk mencapai kinerja yang tinggi dari berbagai aplikasi bisnis yang didukung oleh tuning server yang diperlukan. Ini termasuk memastikan ketersediaan aplikasi client / server, mengkonfigurasi semua implementasi baru, dan mengembangkan proses dan prosedur untuk manajemen berkelanjutan lingkungan server. Mana yang berlaku, Administrator Server akan membantu dalam mengawasi keamanan fisik, integritas, dan keamanan dari pusat data / server .
Database administrator bertanggungjawab terhadap performance, integeritas, dan keamanan dari database. Peran tambahan yang diperlukan kemungkinan besar termasuk perencanaan, pembangunan (development), troubleshooting.

Tingkatan DBA
  • Database Analysts/Query Designers
  • Junior  DBAs
  • Midlevel DBAs
  • DBA Consultan

Untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, seorang DBA harus memiliki kemampuan sebagai berikut :
  • Memiliki pengetahuan mengenai database yang digunakan, termasuk juga tools dan utilities-nya.
  • Memiliki pemahaman mengenai design database
  • Memiliki kemampuan tuning dan monitoring terhadap database
  • Memiliki kemampuan backup dan recovery
  • Memiliki pengetahuan mengenai security management
  • Kemampuan dasar seorang IT-Pro harus dimilki
  • Kemampuan komunikasi, teamwork, dan negosiasi
  • Kemampuan problem-solving dan analytical yang bagus
  • Familiar dengan bahasa manipulasi utama dan prinsip dari perancangandatabase
  • Fleksibilitas dan adaptabilitas
  • Kemampuan organisasional yang bagus
  • Mampu untuk bekerja dibawah tekanan pada deadline yang sempit
  • Business awareness dan mengerti keperluan bisnis dari IT
  • Kemauan untuk tetap up to date dengan perkembangan teknologi baru
  • Komitmen untuk melanjutkan professional development
  • Mengerti perundang-undangan informasi, contoh Data Protection Act

Etika Profesi Database Administrator
Pada Artikel pertama, penulis menyebutkan bahwa etika sebagai database administrator meliputi :
  • Menjaga rahasia database dimana tempat kita bekerja
  • Apabila kita berhenti dari suatu perusahaan, dan masuk ke perusahaan lain kita tidak boleh membocorkan rahasia dari perusahaan lama
Pada artikel kedua, penulis menyebutkan bahwa etika sebagai database administrator meliputi :
  • Mampu menjaga kerahasiaan data
  • Mampu beradaptasi dengan berbagai management system database
  • Memahami jenis data dan mekanismenya
  • Bisa menganalisa suatu management sytem database dengan cara yang baik
  • Mempunyai sikap yang tegas
  • Memberi wewenang kepada pihak tertentu
  • Tidak boleh membeberkan informasi kelemahan system
  • Tidak mempublikasikan tentang management system



Sumber :