UNIVERSITAS
GUNADARMA
FAKULTAS
ILMU KOMPUTER & TEKNOLOGI INFORMASI
TUGAS
PENGANTAR TELEMATIKA
PERKEMBANGAN
TEKNOLOGI PADA INTERFACE TELEMATIKA
Nama & NPM : 1.
Bayu Prasetyo (11111437)
2. Fajar Ziqqy Sallasa (12111654)
Fakultas : Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
Jurusan : Sistem
Informasi
Kelas : 4KA11
Depok
2015
ABSTRAKSI
Bayu Prasetyo
(11111437), Fajar Ziqqy Sallasa (12111654)
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PADA
INTERFACE TELEMATIKA
Tugas Pengantar Telematika. Jurusan
Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, Universitas
Gunadarma, 2013
Kata kunci : Fitur Telematika,
Telematika, Manfaat Telematika, Smartphone
(iii + 14 halaman)
Pada penulisan artikel ini yang
berjudul fitur-fitur pada telematika akan berfokus untuk membahas layanan
telematika yaitu fitur interface pada telematika , pendukung dan perangkat yang
digunakan pada telematika dan mamfaat , dan bidang apa saja yang menggunakan
fitur-fitur interface pada telematika kerugian pada telematika.semoga artikel
yang sederhana ini dapat memberi maamfaat untuk pembaca dan mampu menjelaskan
apa saja yang fitur yang berada pada telematika secara singkat , padat dan
jelas . Penerapan fitur interface pada telematika di bidangnya. Makalah ini
berusaha menjelaskan seluruh fitur pada interface telamatika dan kegunaanya.
Daftar Pustaka (2012-2013)
DAFTAR ISI
HALAMAN
JUDUL………………………………………………………………………………. i
ABSTRAKSI…………………………………………………………………………………............ii
DAFTAR ISI…………......…………………………………………………………………............. iii
BAB I. PENDAHULUAN…………………………………………………………………………. ...1
1.1 LATAR BELAKANG…………………………………………………………………............. 1
BAB II. TINJAUAN PUSTAKA……………………………………………………………….. .... 2
2.1 FITUR PADA ANTARMUKA TELEMATIKA……………………………............................ 3
2.2 TEKNOLOGI PADA INTERFACE TELEMATIKA……………………….......................... .. 3
BAB III. METODOLOGI PEMBAHASAN………………………………………………........…. 5
3.1 PERKEMBANGAN SMARTPHONE DI INDONESIA……………………............................ 5
3.2 KERUGIAN TEKNOLOGI INTERFACE TELEMATIKA………………............................ 7
3.3 KELEBIHAN TEKNOLOGI INTERFACE TELEMATIKA……………. ............................. 8
ABSTRAKSI…………………………………………………………………………………............ii
DAFTAR ISI…………......…………………………………………………………………............. iii
BAB I. PENDAHULUAN…………………………………………………………………………. ...1
1.1 LATAR BELAKANG…………………………………………………………………............. 1
BAB II. TINJAUAN PUSTAKA……………………………………………………………….. .... 2
2.1 FITUR PADA ANTARMUKA TELEMATIKA……………………………............................ 3
2.2 TEKNOLOGI PADA INTERFACE TELEMATIKA……………………….......................... .. 3
BAB III. METODOLOGI PEMBAHASAN………………………………………………........…. 5
3.1 PERKEMBANGAN SMARTPHONE DI INDONESIA……………………............................ 5
3.2 KERUGIAN TEKNOLOGI INTERFACE TELEMATIKA………………............................ 7
3.3 KELEBIHAN TEKNOLOGI INTERFACE TELEMATIKA……………. ............................. 8
BAB IV
PENUTUP…………………………………………………………………………….... 10
4.1
KESIMPULAN………………………………………......……………………………. 10
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………….......………………………… 10
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………….......………………………… 10
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR
BELAKANG
Teknologi
telematika merupakan singkatan dari teknologi komunikasi, media, dan informatika.Dalam
perkembangannya, teknologi telematika ini telah menggunakan kecepatan dan
jangkauan transmisi energi elektromagnetik, sehingga sejumlah besar informasi
dapat ditransmisikan dengan jangkauan, menurut keperluan, sampai seluruh dunia.
Pada saat ini informasi sudah banyak berkembang sedemikian rupa, hanya saja
harus adanya dukungan teknologi. Teknologi telematikalah yang telah berkembang
sehingga mampu menyampaikan suatu informasi.
Ketika
Amerika Serikat meluncurkan ARPAnet pada 1983, penggunaan teknologi telematika
di Indonesia masih terbatas. Mailinglist yang dikenal tertua di Indonesia
dibuat pada tahun 1983 oleh Johny Moningka dan Jos Lukuhay. Hingga tahun
1990-an, masyarakat Indonesia telah banyak yang mengenal dan menggunakan
teknologi telematika. Kemajuan tersebut dapat dilihat dari jumlah radio amatir
yang menjangku hingga ke luar negeri. Dan terus perkembangannya, teknologi
telematika saat ini dapat diaplikasikan dalam banyak hal ; menghubungkan
pengajar dengan muridnya, kegiatan seperti memberikan materi belajar, melakukan
ujian, mengirim tugas, mengecek nilai dapat dilakukan secara elektronik.
Selanjutnya,
teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. Bukan hanya dimiliki oleh
hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia, fungsi yang ditawarkan terbilang
canggih. Muatannya antara 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga
stasiun televisi, dan teleconference melalui 3G. Teknologi computer demikian,
kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot
memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada
café dan kampus tertentu, internet dapat diakses dengan mudah, dan gratis.
Terkait dengan hal tersebut, Depkominfo mencatat bahwa sepanjang tahun 2007
yang lalu, Indonesia telah mengalami pertumbuhan 48% persen terutama di sektor
sellular yang mencapai 51% dan FWA yang mencapai 78% dari tahun sebelumnya.
Selain itu, dilaporkan tingkat
kepemilikan komputer pada masyarakat juga mengalami pertumbuhan sangat
signifikan, mencapai 38.5 persen. Sedangkan angka pengguna Internet mencapai
jumlah 2 juta pemakai atau naik sebesar 23 persen dibanding tahun 2006. Tahun
2008 ini diharapkan bisa mencapai angka pengguna 2,5 juta. Agar tidak menjauh
dari tujuana penuisan artikel ini maka kami akan berfokus pada fitur-fitur
telematika , apa saja fitur tersebut dan fungsi kegunaannya.
BAB
II
TINJAUAN
PUSTAKA
Antarmuka
pemakai (User Interface) merupakan mekanisme komunikasi antara pengguna (user)
dengan sistem. Antarmuka pemakai (User Interface) dapat menerima informasi dari
pengguna (user) dan memberikan informasi kepada pengguna (user) untuk membantu
mengarahkan alur penelusuran masalah sampai ditemukan suatu solusi.user
interface, berfungsi untuk menginputkan pengetahuan baru ke dalam basis
pengetahuan sistem pakar (ES), menampilkan penjelasan sistem dan memberikan
panduan pemakaian sistem secara menyeluruh step by step sehingga user mengerti
apa yang akan dilakukan terhadap suatu sistem. Yang terpenting dalam membangun
user interface adalah kemudahan dalam memakai/ menjalankan sistem, interaktif,
komunikatif, sedangkan kesulitan dalam mengembangkan/ membangun suatu program
jangan terlalu diperlihatkan.
2.1 FITUR PADA MUKA ANTAR TELEMATIKA
Interface
merupakan salah satu media yang digunakan komputer untuk berkomunikasi dengan
manusia. interface di komputer dikenal dengan GUI (Graphical User Interface).
Penghubung antara dua sistem atau alat. Media penghubung antara satu subsistem
dengan subsistem lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber daya
mengalir dari satu subsistem ke subsistem yang lainnya. Keluaran (output) dari
suatu subsistem akan menjadi masukan (input) untuk subsistem lainnya dengan
melalui penghubung. Dengan penghubung satu subsistem dapat terintegrasi dengan
subsistem yang lainnya membentuk satu kesatuan. Interface ini, meliputi :
1.
perangkat yang dipakai untuk
mengerjakan sesuatu, dan perangkat yang secara tidak langsung mengontrol
perangkat lunak.
2.
piranti input atau output
3.
prosedur pemakaian perangkat.
Pengertian
antarmuka ( interface) adalah salah satu layanan yang disediakan sistem operasi
sebagai sarana interaksi antara pengguna dengan sistem operasi. Antarmuka
adalah komponen sistem operasi yang bersentuhan langsung dengan pengguna.
Terdapat dua jenis antarmuka, yaitu Command Line Interface(CLI) danGraphical
User Interface(GUI).
2.2 TEKNOLOGI
PADA INTERFACE TELEMATIKA
1.
Head Up Display System
Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan
yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang
lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat
melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah
depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat
untuk kepentingan penerbangan militer, sekarang HUD telah digunakan pada
penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.
2.
Tangible User Interface
Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah
antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat
lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User Interface, sudah tidak lagi
digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium
Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk
tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada
informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara
langsung.
3.
Computer Vision
Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan
dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi
berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan
buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat
dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera,
data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.
4.
Browsing Audio Data
Browsing audio data adalah kemampuan mesin untuk mencari
data dengan menggunakan input audio. Suatu ketika kita mendengarkan sebuah
kilasan lagu dan kemudian kita merasa terkesan dengan lagu tersebut. Meskipun
kita hanya mendengarkan secara sekilas, tetapi membuat kita ingin tahu lagu
siapakah itu? Browsing audio data pada suara tidak seperti browsing teks pada
tulisan.
5.
Speech Recognition
Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic
speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition).
Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi
tulisan. Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk menunjuk ke
speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi pembicara
istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi, oleh
karena itu disana terdapat aspek dari pengenal pembicara, dimana digunakan
untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang
orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti
dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.
6. Speech Synthesis
Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari
pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech
syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras.
Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.
BAB
III
METODOLOGI
PENELITIAN
3.1 Perkembangan
Smartphone di Indonesia
Perkembangan
pasar smartphone dunia yang begitu pesat akhir-akhir ini, tidak terkecuali
dengan Indonesia. Banjir ponsel pintar (smartphone) dan tablet sudah mulai
terasa. Derasnya permintaan pasar terhadap telepon cerdas ini, khususnya yang
menggunakan sistem operasi Android membuat para produsen semakin giat untuk
berinovasi dan menggempur pasar ponsel indonesia dengan berbagai produk. Para
produsen ponsel pintar pun mulai datang dari produsen lokal seperti Polytron
dan Axioo. Mereka menyadari betapa besarnya pangsa pasar smartphone di
Indonesia.
Ponsel pintar di Indonesia sendiri
memiliki segmentasi yang secara umum bisa dikelompokkan menjadi 3 kelas
berdasarkan level harga dan spesifikasinya, yaitu:
- Smartphone kelas atas (high-end)
- Smartphone kelas menengah (middle level)
- Smartphone kelas bawah (entry level)
Smartphone kelas atas merupakan
ponsel pintar yang memiliki spesifikasi hardware yang sangat tinggi. Ponsel ini
biasanya dilengkapi dengan fitur-fitur unggulan yang membuatnya sangat menonjol
dan lengkap dalam pengoperasiannya. Selain dari sisi prosesor, memori, GPU,
ukuran layar, jenis layar, dan kamera, ponsel pintar kelas atas ini biasanya
memiliki desain yang premium. Beberapa vendor smartphone yang bermain di level
ini diantaranya:
- Apple dengan produk andalannya iPhone
- Samsung dengan jajaran seri smartphone Galaxy S dan Galaxy Note
- HTC dengan seri HTC One
- LG dengan seri Optimus G dan L9
- Nokia dengan seri Lumia 9XX
- Blackberry dengan seri Qxx
Harga dari smartphone kelas atas ini
bisa berkisar antara 4 juta hingga 10 juta rupiah. Harga smartphone yang memang
cukup mahal ini biasanya memang memiliki fitur-fitur unggulan selain itu juga
lebih terkesan bergengsi. Peminat smartphone kelas atas ini di Indonesia
ternyata juga cukup banyak. Terbukti dari suksesnya penjualan smartphone ini
beberapa tahun terakhir ini. Informasi mengenai update harga HP (handphone) dan
penawaran terbaru bisa didapatkan dari beberapa website yang membahas mengenai
masalah teknologi khususnya handphone dan gadget.
Smartphone kelas menengah biasanya
menyasar target pasar yang menginginkan smartphone canggih namun dengan harga
dan spesifikasi yang lebih rendah. Level ini cukup banyak peminatnya, khususnya
di Indonesia. Para pemainnya juga semakin banyak, karena produsen lokal ikut
bermain di segmen ini. Sebut saja Samsung, Acer, LG, Nokia, Polytron, Lenovo,
Asus, Blackberry.
Smartphone kelas entry level juga
semakin banyak peminatnya di Indonesia. Sebagian besar porsi untuk smartphone
entry level ini dikuasai oleh Android, karena mampu menghadirkan pengalaman
smartphone dalam harga yang sangat terjangkau. Di Indonesia sendiri smartphone
entry level ini sudah bisa diperoleh dari harga 500 ribu rupiah hingga berkisar
1 juta rupiah. Pilihannya pun semakin banyak dan spesifikasi yang ditawarkan
juga tidak terlalu buruk. Mungkin smartphone kelas ini bisa menjadi pilihan
awal bagi para pengguna hp yang masih awam dengan smartphone dan ingin mencoba
belajar dulu.
3.2 Kerugian
Telematika
1. Tindakan kejahatan yang dilakukan
dengan menggunakan media internet. Contohnya, tindakan yang disebut carding,
adalah cyber crime dengan cara mencuri data kartu kredit dari nasabah suatu
bank, sehingga si pelaku carding (carder) dapat menggunakan data tersebut untuk
keuntungan pribadi.
2. Penyebaran virus atau malicious ware
fraud atau penipuan yang menggunakan electronic mail sebagai alat penyebaran
informasi bagi si penipu.Kejahatan Telematika sebagai Kejahatan Transnasional,
Contoh kejahatan transnasional ini adalah human trafficking, penyelundupan
orang, narkotika, atau teroris internasional.
3. Kejahatan telematika merugikan
individu,missal Lima orang hacker (penyusup) yang berada di Moskow telah
mencuri sekitar 5400 data kartu kredit milik orang Rusia dan orang asing yang
didapat dengan menyusup pada sistem komputer beberapa internet retailer.
4. Kejahatan telematika merugikan
perusahaan atau organisasi, Pada tahun 1995, Julio Cesar Ardita, seorang
mahasiswa dari Argentina berhasil menyusup dan mengganti (cracking) data sistem
yang ada di Fakultas Arts and Science Universitas Harvard.
5. Kejahatan telematika merugikan
Negara, misalnya: Serangan yang paling merugikan adalah pengrusakan yang
dilakukan olehhacker asing pada situs Kementrian keuangan Romania pada tahun
1999, sehingga merugikan pemerintah Romania milyaran dollar. Serangan ini
dilakukan dengan mengganti besaran kurs mata uang Romania sehingga banyak
pembayar pajak online yang terkecoh dengan data yang telah diganti tersebut.5
Hanya sayangnya, kejahatan ini tidak berlanjut ke pengadilan karena tidak
adanya hukum yang mengatur kejahatan telematika yang bersifat transnasional.
3.3 Kelebihan
Telematika
Hal
ini pada gilirannya akan membatasi peranan pemerintah, khususnya dalam hal
pengadaan dan pengelolaan kandungan informasi. Control informasi dari
pemerintah justru dipandang sebagai faktor penghambat bagi upaya penyejahteraan
masyarakat melalui jejaring telekomunikasi. Secara global Telematika memiliki
peran yang dapat menguntungkan kita sebagai pengguna. Berdasarkan perkembangan
telematika, telematika di Indonesia memiliki tiga peran pokok, antara lain :
- Waktu yang tidak produktif menjadi lebih produktif. Menghemat waktu yang di keluarkan dalam melakukan suatu pekerjaan apabila menggunakan jasa teknologi telematika.
- Penghematan transportasi dan bahan bakar. Setiap pengguna teknologi telematika dapat dengan mudah berbelanja maupun berjualan tanpa harus turun ke lapangan.
- Mengoptimalkan proses pembangunan.
Telematika memberikan dukungan
terhadap manajemen dan pelayanan kepada masyarakat berupa sarana telekomunikasi
yang memuahkan masyarakat saling berinteraksi tanpa terhalang jarak. Dengan
telematika, proses komunikasi menjadi mudah sehingga mudah pula untuk
menyebarkan informasi dari satu daerah ke daerah lain.
4. Meningkatkan Pendapatan
Produk dan jasa teknologi telematika
merupakan komoditas yang memberikan peningkatan pendapatan bagi perseorangan,
dunia usaha bahkan negara dalam bentuk devisa hasil ekspor jasa dan produk
industri telematika.
5. Pemersatu bangsa
Teknologi telematika mampu
menyatukan bangsa melalui pengembangan sistem informasi yang menghubungkan
semua institusi dan area dengan cepat tanpa terhalang jarak daerah
masing-masing karena teknologi telematika menyuguhkan banyak pilihan sarana
telekomunikasi.
BAB
IV
KESIMPULAN
4.1Kesimpulan
Terdapat 7 macam fitur pada
antarmuka telematika, keenam fitur tersebut adalah head up display system,
tangible user interface, computer vision, browsing audio data, speech recognition,
dan speech syntetis,video conference dan semua dar kesuluruhan interface
memiliki kekurangan maupun kelebihan.dan seluruh fitur pada interface
telematika sangat membantu sekali untuk seluruh bidang , baik dibidang
e-goverment ,e-bussiness,kesehatan,militer dan komunikasi.
DAFTAR PUSTAKA
1.
Asal Mula Kata Telematika, h.1,
2006, (http://dgk.or.id/archives/2006/03/03/asal-mula-kata-telematika/).
2.
fitur-fitur pada telematika (http://ita-kyu-kiyut.blogspot.com/2010/11)
3.
Seluk Beluk Telematika, h.1, 2001,(http://www.beritanet.com/Technology/Communication/seluk-beluk- telematika.htm)
4.
sucipto (http://e-majalah.com/0508sucipto.html)
6.
http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/BUKU/SistemOperasi- 4.X-1/ch06s03.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar